BPPD Gandeng TNI dan Polisi

Para pengurus BPPD Provinsi menjalani prosesi pelantikan di Hotel SKI, Selasa (3/12)

Para pengurus BPPD Provinsi menjalani prosesi pelantikan di Hotel SKI, Selasa (3/12)

CILEGON – Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Banten menggaet aparat hukum, baik dari kepolisian maupun Tentara Negara Indonesia (TNI) untuk melakukan pengamanan daerah pariwisata di Banten. Hal itu diungkapkan dalam kegiatan pelantikan Pengurus BPPD Banten periode 2012-2016 di Hotel Sari Kuring Indah, Selasa (3/12). Pelantikan dihadiri para pengambil kebijakan pariwisata, mulai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banten, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Biro Perjalanan Indonesia (Asita), serta pelaku industri pariwisata lainnya.

Ketua BPPD Banten Achmad Sari Alam mengatakan, tugasnya tersebut sangatlah berat, selain meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah Banten. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dan saling mendukung antara pemerintah dengan TNI dan Kepolisian agar kesulitan tersebut dapat teratasi. “Jika semua kebijakan bersatu dan saling mendukung, baik dalam meningkatkan SDM, maupun stabilitas keamanan, untuk itu kita butuh bantuan dari TNI maupun Kepolisian,” kata Achmad kepada Banten Raya. Menurut Achmad, selain keamanan, industri pariwisata di Banten terkendala persoalan infrastruktur yang belum memadai.

Apabila pemerintah memperhatikan kondisi infrastruktur berupa jalan yang mulus dan tidak rusak, maka akan membantu mempercepat pertumbuhan pariwisata di Banten. “Infrastuktur adalah yang paling utama untuk peningkatan kunjungan wisatawan ke Banten, saat ini baru sekitar 80 persen jalur wisata sudah mulai baik,” ujarnya. Senada dikatakan, Asda III Pemprov Banten M Yanuar, BPPD sebagai mitra kerja pemerintah harus bersinergi dengan instansi terkait dalam mempromosikan obyek wisata yang ada di Banten, sehingga dunia pariwisata di Banten bisa dikenal hingga ke manca negara. “Pariwisata akan semakin baik, jika Disbudpar fokus melakukan gerakan sadar wisata kepada masyarakat. BPPD juga giat melakukan promosi, sementara Pemprov berkoordinasi dengan Polda dan TNI untuk serius menjaga ketertiban dan keamanan,” tuturnya

Dijelaskan Yanuar, dibentuknya BPPD Banten bisa membangkitkan industri pariwisata di Banten yang berjumlah mencapai 526 objek pariwisata, mulai dari wisata religi, pantai, alam, pulau, serta taman nasional. “Pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar akan meningkat jika objek pariwisata kita juga diminati wisatawan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Disbudpar Banten Endrawati menilai, Pemprov Banten telah serius memperbaiki infrastruktur. Terbukti dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pembangunan Infrastruktur Jalan Dengan Penganggaran Tahun Jamak. “Masalah infrastuktur sudah di dukung pemerintah,” katanya. (darjat)

sumber : http://bantenraya.com/metropolis/metro-cilegon/2564-bppd-gandeng-tni-dan-polisi

RABU, 04 DESEMBER 2013

sumsum1

Sumsum dalam Nasi yang Terbakar….

Kuliner khas Banten yang satu ini memang nikmat rasanya dan sungguh menggugah selera. Bayangkan ketika siang hari perut kita keroncongan, kemudian mencium aroma daun terbakar yang membungkus nasi sumsum begitu harum, rasanya akan semakin menambah gairah dan nafsu makan kita, apalagi disajikan hangat dan ditambahkan minuman ice lemon tea dingin/hangat, kebayang kan gimana nikmatnya.

Usai Pelantikan KADIN Banten, Bidang Pariwisata, Budaya dan Olahrga Gelar Rapat

Pengurus Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Banten Periode 2012-2017 telah dilantik pada tanggal 28 September 2012 di Pendopo Gubernur Banten oleh Wakil ketua Kadin Indonesia Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Dedi B Suwondo.

Tb Chaeri Wardhana dilantik sebagai Ketua Umum Kadin Banten periode